Jasa Pengurusan Standar Nasional Indonesia

Jasa pengurusan SNI adalah layanan yang membantu perusahaan dalam proses pengurusan Standar Nasional Indonesia (SNI) melalui lembaga sertifikasi produk (LSPro) yang terakreditasi KAN. Layanan ini berupa layanan konsultasi, pengajuan produk, verifikasi dokumen, hingga penerbitan sertifikat untuk memastikan produk memenuhi standar kualitas, keamanan, dan keselamatan. 

Kepemilikan SNI dapat membangun kepercayaan konsumen terutama di tengah kompetisi yang ketat ini. Oleh sebab itu, bagi para pelaku usaha, terutama UMKM, jasa pendaftaran SNI menjadi pilihan utama karena pengurusannya membutuhkan beberapa tahapan yang bertingkat. Pemilihan jasa layanan notaris dalam pendaftaran Standar Nasional Indonesia menjadi investasi strategis yang dapat meningkatkan level bisnis Anda. 

Dasar Hukum

  1. Undang-Undang No. 20 Tahun 2014
  2. Peraturan Pemerintah (PP) No. 34 Tahun 2018
  3. Peraturan BSN (Badan Standardisasi Nasional)

Jenis Produk yang Wajib dan Sukarela SNI

Tidak semua produk wajib memiliki SNI, namun beberapa produk dibawah ini harus wajib dan sukarela SNI. Diantaranya adalah:

1. Produk Kategori Wajib SNI

Produk kategori wajib SNI ini adalah barang yang digunakan konsumen dan harus terjamin kelayakannya untuk digunakan atau dikonsumsi. Contohnya mainan anak, helm, air minum kemasan dan sebagainya.

2. Produk Kategori Sukarela SNI

Produk kategori SNI Sukarela adalah produk yang tak perlu memenuhi kewajiban regulasi, namun hanya sebagai sarana peningkatan kredibilitas. Biasanya, produk tersebut adalah produk kerajinan tangan.

Persyaratan Pendaftaran SNI

Pendaftaran SNI membutuhkan beberapa persyaratan seperti:

  1. Persyaratan Administratif
  • Profil Perusahaan : Sebelum memiliki SNI, pemilik usaha harus memiliki legalitas perusahaan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) yang berbasis risiko (OSS), NPWP, Izin Usaha Industri (IUI), atau Tanda Daftar Industri (TDI).
  • Data Teknis Produk : Kelengkapan lainnya adalah data teknis dari produk yang akan didaftarkan. Kelengkapan ini penting untuk mempercepat proses.
  • Manual atau Deskripsi Produk : Deskripsi produk secara lengkap harus disertakan termasuk manual produk seperti cara penggunaan produk, dan sebagainya.
  • Foto Produk : Foto tersebut harus menampakkan produk dalam berbagai sisi. Foto harus  dalam kualitas tinggi.
  1. Persyaratan Teknis
  • Sampel Produk Untuk Uji Laboratorium : Pengambilan sampel dilakukan saat tim audit lapangan mendatangi pendaftar SNI.
  • Spesifikasi Produk Sesuai Standar SNI : Syarat teknis berikutnya adalah pendaftar harus memberikan detail spesifikasi produk yang harus sesuai SNI.
  • Bukti Sistem Manajemen Mutu : Dokumen lainnya adalah sertifikat ISO 9001 atau panduan mutu yang menjadi bukti bahwa perusahaan tersebut memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang sesuai standar industri terkait.

Alur Proses Pendaftaran SNI

Pendaftaran SNI memerlukan beberapa alur proses yang mencakup:

  1. Konsultasi Awal

    Pendaftar SNI dapat menggunakan jasa pengacara untuk konsultasi awal. Konsultasi ini untuk menentukan standar SNI yang sesuai dengan produk.

  2. Penawaran Biaya

    Tim notaris akan memberikan penawaran biaya yang nantinya akan disepakati oleh kedua belah pihak.

  3. Perjanjian Kerja Sama

    Setelah kesepakatan biaya selesai, akan ada penandatanganan quotation atau perjanjian kerja sama yang sifatnya mengikat bagi kedua belah pihak. 

  4. Pembayaran Sesuai Kesepakatan

    Klien akan melakukan pembayaran sesuai isi dalam perjanjian kerjasama.

  5. Pengumpulan dokumen

    Pengacara akan mengumpulkan dokumen terkait administrasi perusahaan dan produk. Dokumen tersebut termasuk identitas perusahaan seperti akta, izin usaha, dan NIB, kemudian juga dokumen teknis produk yang terdiri dari spesifikasi, SOP produksi.

  6. Pengujian Produk

    Pengujian produk dilakukan setelah pengacara mengajukan permohonan sertifikasi ke Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) yang terakreditasi oleh BSN. Nantinya LSPro akan memverifikasi kelengkapan dokumen sebelum nanti melakukan pengambilan sampel secara acak. Tim audit melakukan penyegelan sampel untuk dikirimkan ke laboratorium uji terakreditasi.

  7. Audit Sistem Manajemen Mutu

    Sampel produk diuji di laboratorium yang terakreditasi untuk memastikan kesesuaian dengan standar SNI.

  8. Evaluasi Hasil Uji

    LSPro akan melakukan evaluasi akan hasil uji yang menjadi dasar penilaian kelayakan produk.

  9. Penerbitan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT-SNI)

    LSPro akan menerbitkan SPPT-SNI jika produk dinyatakan lulus. Namun, apabila hasil uji gagal, maka pemilik usaha dapat melakukan perbaikan atau tindakan korektif sehingga akan ada pengujian ulang.

  10. Pengiriman sertifikat dan laporan lengkap kepada klien.

    Pemilik usaha dapat mencantumkan logo SNI pada kemasan produk setelah sertifikat terbit. Oleh sebab itu, setelah semua alur selesai, sertifikat serta laporan akan dikirimkan kepada klien secepatnya. Tetapi, SPPT-SNI ini berlaku 4 tahun. Nantinya akan ada audit pengawasan (surveilans) setahun atau dua tahun sekali.

Pembuatan Pengurusan SNI

Layanan Jasa Pengurusan SNI

Sertifikasi SNI Produk
Pengajuan evaluasi
Manajeman Mutu
Pengajuan evaluasi

Layanan Pengurusan Izin Edar

Kenapa Best Legal

Best Legal menawarkan jasa pendaftaran SNI terpercaya dengan layanan sebagai berikut:

Tim Profesional

Best Legal dengan tim yang profesional dan berpengalaman siap mendampingi Anda

Biaya Transparan

Tidak akan ada biaya tersembunyi karena Best Legal menawarkan biaya yang jelas dan transparan.


Proses Cepat

Best Legal berpengala-man dalam menangani sertifikasi untuk berbagai sektor industri

Terpercaya

Dengan reputasi yang terpercaya, klien tak perlu khawatir akan kinerja Best Legal. Bersama dengan tim yang profesional.

 

Hal yang Biasa Ditanyakan

Beberapa hal yang biasa di tanyakan seputar Pengurusan SNI

Proses pendaftaran SNI tergantung jenis produk dan kelengkapan dokumen serta hasil uji laboratorium. Proses bisa mencapai lebih dari 90 hari kerja.

Produk yang harus memiliki SNI adalah produk tertentu yang diwajibkan dan termasuk dalam klasifikasi SNI Wajib.

Estimasi umum berada di kisaran Rp100 juta an tergantung jenis standar dan uji laboratorium.

Bisa, asalkan produk UMKM tersebut memenuhi persyaratan teknis serta legalitas usaha.

Bisa, apabila produk tidak memenuhi standar uji atau ada kekurangan dalam kelengkapan dokumen. Pendaftar dapat mengajukan lagi lewat tahap perbaikan.

Hubungi Tim Best Legal.id

BestLegal.id hadir sebagai mitra terpercaya dalam Jasa Pengurusan SNI untuk untuk produk rumah tangga, bahan baku atau bahan makanan. Jangan ragu untuk konsultan kepada tim Best Legal untuk memperoleh konsultasi secara gratis

Jadi, gunakanlah jasa pengurusan SNI melalui bestlegal.id sekarang!